Cantiknya Bidadari…

Penulis: Ummu Ziyad Fransiska Mustikawati dan Ummu Rumman Siti Fatimah
Muroja’ah: Ust. Aris Munandar

Terheran-heran. Tapi itulah kenyataan. Seseorang  – yang mungkin dengan mudahnya – melepas jilbabnya dan merasa enjoy mempertontonkan kecantikannya. Entah dengan alasan apa, kepuasan pribadi, materi dunia, popularitas yang semuanya berujung pada satu hal, yaitu hawa nafsu yang tak terbelenggu. Lagi

MAYORITAS PENGHUNI NERAKA ADALAH KAUM WANITA !

Di antara prinsip akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan merupakan ijma’ mereka adalah meyakini bahwa surga dan neraka adalah makhluk yang Allah telah ciptakan dengan haq dan Dia menetapkan calon penghuni bagi keduanya. Allah jadikan Surga sebagai tempat tinggal abadi yang penuh dengan berbagai kenikmatan bagi orang-orang yang beriman kepada-Nya, senantiasa berbuat amal shalih dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Sedangkan neraka Dia jadikan sebagai tempat tempat tinggal yang mengerikan dan membinasakan bagi setiap orang kafir, musyrik, munafik dan durhaka kepada-Nya. Sebagaimana firman Allah Ta’ala: Lagi

Asiyah, Wanita yang Ditampakkan Surga Untuknya

Penulis: Ummu Uwais Herlina Clara Sidi Pratiwi
Muraja’ah: ustadz Abu Ukkasyah Aris Munandar

Wanita, sosok lemah dan tak berdaya yang terbayangkan. Dengan lemahnya fisik, Allah tidak membebankan tanggung jawab nafkah di pundak wanita, memberi banyak keringanan dalam ibadah dan perkara lainnya. Mereka adalah sosok yang mudah mengeluh dan tidak tahan dengan beban yang menghimpitnya. Dengan kebengkokannya sehingga Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk bersikap lembut dan banyak mewasiatkan agar bersikap baik kepadanya. Oleh karena itu, tidak mengherankan kiranya jika Allah Tabaroka wa Ta’ala dengan segala hikmah-Nya mengamanahkan kaum wanita kepada kaum laki-laki. Lagi

Karakteristik Bidadari-bidadari Surga

Duhai peminang bidadari cantik

Berhasrat mendampinginya di surga Al-Hayawaan

Andaikan engkau tahu siapa yang engkau pinang

Dan siapa yang engkau inginkan

Niscaya engkau akan berusaha mengumpulkan keimanan

Lagi

Ukhtiy, Engkaukah Bidadari Itu?

Awalnya tulisan ini beda dengan isi yang saat ini ukhtiy fillah sekalian baca. Tadinya ana tuh copaz dari seorang ikhwah pas beliau nge-tag tuh artikel di facebook ana. Tapi setelah dikoreksi ulang n banyak kekeliruan dalam penggunaan ayat-ayat Al-Qur’annya, maka itu isinya jadi tak ganti. Gak semua sih. tapi sebagian besarnya.

Koq isinya aja yang diganti? Kenapa g sekalian ama judul-judulnya juga? Karena, ana rasa judulnya lumayan menjual tuh. Hhehehehe 😉

Pembahasan kita kali ini insyaAllah masih tetep nyambung dengan isi dari judul postingannya.

Coba juga antunna liat postingan ana sebelumnya yang berjudul Karakteristik Seorang Muslimah

14642_1151665993880_1294551291_30442733_6978768_n

Terus, ana mau tanya nih. Ada yang bersedia buat jadi bidadari di surga???

Ya iyalah…. (jawab antunna rame-rame dari kejauhan). Setelah tersadar, antunna tanya bareng lagi ke ana kayak koor paduan suara, caranya….? (hhehhehe, afwan. Hayalan tingkat tinggi 😉 )

Untuk itu, yuks kita kaji bareng…. (Jika terdapat salah-salah kata n kutipan ayat atau hadist pada artikel ini, jangan ragu buat dikoreksi. Jazakumullahu khair sebelumnya)
Catatan : Setiap wanita berpeluang menjadi bidadari baik di dunia terutama di akhirat kelak, ASALKAN :

Lagi