KIAT-KIAT MEMPERERAT CINTA SUAMI ISTRI

Ada kejadian, seorang laki-laki sebelum menikah menginginkan istri yang cantik parasnya dan beberapa kriteria lainnya. Tetapi pada saat pernikahan, dia mendapatkan istrinya sangat jauh dari kriteria yang ia tetapkan. Subhanallah! Inilah jodoh, walaupun sudah berusaha keras, tetapi jika Allah menghendaki lain, semua akan terjadi. Pada awalnya ia terkejut karena istrinya ternyata kurang cantik, padahal sebelumnya sudah nazhar (melihat) calon istrinya tersebut. Sampai ayah dari pihak suami menganjurkan anaknya untuk menceraikan istrinya tersebut. Tetapi kemudian ia bersabar. Dan ternyata ia mendapati istrinya tersebut sebagai wanita yang shalihah, rajin shalat, taat kepada orang tuanya, taat kepada suaminya, selalu menyenangkan suami, juga rajin shalat malam. Lagi

Lima Langkah Penyempurna, Agar Rumah Tangga Bahagia

Lagi

Kala Ragu Datang Melanda, Apa yang Harus Dilakukan???

Bimbang dan ragu terkadang datang menghampiri kita makhluk-Nya. Menandakan betul betapa lemah dan rapuhnya kita. Untuk mengambil keputusan sekecil apapun, bersitan rasa ragu hadir. Ragu dan bimbang ketika dihadapkan pada dua atau banyak pilihan. Entah akhirnya menjadi besar atau kemudian sirna.

Banyak yang ketika saat untuk memilih pasangan hidup tiba menjadi ragu-ragu dan bimbang. Begitu halnya dengan saya dulu. Aduh, betul tidak pilihan saya? Kata jangan-jangan masih terekam di benak. Gelisah…. bingung…. gimana enaknya ya. Menerima yang satu dan menolak yang lain tanpa alasan syar’i kadang menimbulkan perasaan berdosa. Wajar tidak ya? Lagi

Tawaran kepada Orang Shalih

Penulis: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah

Kemapanan adalah alasan yang kerap dikemukakan orangtua atau wali kala menerima atau menolak pinangan seorang laki-laki terhadap putrinya. Mereka berargumen, kemapanan calon suami menjadi kunci utama dari kebahagiaan putrinya. Bagaimana dengan keteladanan salafus shalih dalam hal ini? Lagi

Cari Istri Shalihah n Cerdas, Standarnya???

Perhiasan yang paling indah

Bagi seorang abdi Allah

Itulah ia wanita shalihah

Ia menghiasi dunia

(The Fikr : Wanita Shalihah)

ikhwan-n-akhwatWaktu ana log-in di Facebook, ana tanpa sengaja ngebaca “curahan hati” sekaligus doa dari seorang ikhwah (tsaaaa….) yang sengaja beliau tulis di “wall” Facebook miliknya. Beliau bilang pengin cari istri yang shalihah lagi cerdas. Dari situlah tulisan ini terinspirasi (cie….). Permasalahan yang kemudian timbul dan tenggelam dalam benak ana serta akan ana angkat disini adalah berkaitan dengan kata “cerdas” tersebut dan standarisasinya.

Kenapa harus cerdas???

Bukannya sebelumnya ada kata ”shalihah” yang bahkan disebut lebih awal daripada kata cerdas itu sendiri?
Lagi

Akhwat n Ikhwan

Akhwat…Akhwat..

muslimahAkhwat? Mangnya ada apa sama akhwat?
Ga da apa-apa sih…cuman….
Kagum aja…

Wat, kamu ga gerah ya? Pake jilbab kok panjang-panjang amat?
Akhwat bilang menutup aurat.
Tapi wat, biar begitu aku jadi hormat.

Kata temen2, kamu juga ga pake kosmetik gono gini ya wat?
Ga takut dibilang jelek wat?
Apa?! Cukup dengan wudhu, wajahmu jadi sehat?
Tapi, mang bener sih. Keliatannya cerah meskipun lagi nongol sang jerawat.
Di jidat si akhwat

Setiap aku ngeliat, kamu selalu terlihat bersemangat.
Pada gerak si akhwat, keceriaan tersirat.

Wat, ke mana siang2 begini? Panas menyengat…
Hah?!! Menyelamatkan ummat? (maksudnya; ngaji, belajar; beramal; trus da’wah deh).

Tapi si akhwat ga pernah ngerasa berat.
Kok bisa gitu wat?
Ohh…ternyata tiap malem kamu sholat…

Senyum sumringah si akhwat akhir-akhir ini selalu terlihat
Ada apa sama si akhwat?
Wah…akhirnya si akhwat akan menjadi ummahat!!
Selamat…Selamat…

(by: Said Ridho Abdillah)

Ikhwan…Ikhwan…

Ikhwan? Mangnya ada apa sama ikhwan?ikhwan712
Ga ada apa-apa sih….cuman…
Salut aja….

Wan, ngapain sih tunduk-tunduk gitu kalo jalan?
Duit kamu hilang?
Oh, ternyata si ikhwan cuma mau menjaga pandangan.
Truz, koq ga mau salaman sama perempuan?
Kata ikhwan, agamanya melarang lawan jenis bukan muhrim bersentuhan.
Ooh, begitu ya wan..

Kamu juga dikenal sebagai makhluk yang anti pacaran.
Kenapa sih wan?
Apa?! Pacaran itu dilarang??!
Masa iya sih wan?
Ikhwan bilang, “lebih enak pacaran setelah pernikahan,
ga dapet dosa, malah dapet ganjaran.”
Wah, asyik tuh wan..!

Umm…jangan marah ya wan…
Aku pernah denger selentingan,
Kata orang, penampilanmu itu rada kampungan.
Trus, kamu juga dibilang kuper alias kurang pergaulan.
Ups! Sorry ya wan…
“Biar aja dibilang kampungan, yang penting otak brilian,
lebih baik dibilang kurang pergaulan
daripada dicap kuber alias kurang beriman.”
Begitu jawab si ikhwan.
Ooo….

Tapi wan, koq kamu pake celana cingkrang?
Hah?! Isbal (memanjangkan celana sampe bawah mata kaki) itu di larang??!
Eh, jenggot di dagumu juga semakin panjang.
Trus, kenapa tuh ada stempel di jidat kamu wan?
Ooh…pantesan…
Qiyamullail jadi kebiasaan
Shalat jama’ah di masjid ga ketinggalan
Hafalan Qur’an jadi kebutuhan
Shaum sunnahnya juga gak terlewatkan
Ma’tsurat-an pagi petang
Apalagi tilawah Quran…
Wuiiiih…kagak pernah bosan!
Salut deh wan!

Eh, wan. Denger-denger kamu mau pergi berjuang?
Ke mana sih wan?
Apa?! Ke medan pertempuran??!
Apa gak takut nyawamu melayang?
Kata si ikhwan, “ ’isy kariiman au mut syahiidan!”
Hmm…ini baru namanya militan.

Oh ya wan, akhir2 ini aq sering ngeliat kamu senyam-senyum sendirian.
Cari ma’isyah(penghasilan) pun jadi giaaat tenan.
Ada apa dengan si ikhwan?
Wah…ternyata bentar lagi ikhwan mau walimahan!!
Barakallah, Barakallah ya wan…!!

(By: Khaleeda)

 

url : http://akhwat-militan.blog.friendster.com