Asiyah, Wanita yang Ditampakkan Surga Untuknya

Penulis: Ummu Uwais Herlina Clara Sidi Pratiwi
Muraja’ah: ustadz Abu Ukkasyah Aris Munandar

Wanita, sosok lemah dan tak berdaya yang terbayangkan. Dengan lemahnya fisik, Allah tidak membebankan tanggung jawab nafkah di pundak wanita, memberi banyak keringanan dalam ibadah dan perkara lainnya. Mereka adalah sosok yang mudah mengeluh dan tidak tahan dengan beban yang menghimpitnya. Dengan kebengkokannya sehingga Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk bersikap lembut dan banyak mewasiatkan agar bersikap baik kepadanya. Oleh karena itu, tidak mengherankan kiranya jika Allah Tabaroka wa Ta’ala dengan segala hikmah-Nya mengamanahkan kaum wanita kepada kaum laki-laki. Lagi

Ukhtiy, Engkaukah Bidadari Itu?

Awalnya tulisan ini beda dengan isi yang saat ini ukhtiy fillah sekalian baca. Tadinya ana tuh copaz dari seorang ikhwah pas beliau nge-tag tuh artikel di facebook ana. Tapi setelah dikoreksi ulang n banyak kekeliruan dalam penggunaan ayat-ayat Al-Qur’annya, maka itu isinya jadi tak ganti. Gak semua sih. tapi sebagian besarnya.

Koq isinya aja yang diganti? Kenapa g sekalian ama judul-judulnya juga? Karena, ana rasa judulnya lumayan menjual tuh. Hhehehehe 😉

Pembahasan kita kali ini insyaAllah masih tetep nyambung dengan isi dari judul postingannya.

Coba juga antunna liat postingan ana sebelumnya yang berjudul Karakteristik Seorang Muslimah

14642_1151665993880_1294551291_30442733_6978768_n

Terus, ana mau tanya nih. Ada yang bersedia buat jadi bidadari di surga???

Ya iyalah…. (jawab antunna rame-rame dari kejauhan). Setelah tersadar, antunna tanya bareng lagi ke ana kayak koor paduan suara, caranya….? (hhehhehe, afwan. Hayalan tingkat tinggi 😉 )

Untuk itu, yuks kita kaji bareng…. (Jika terdapat salah-salah kata n kutipan ayat atau hadist pada artikel ini, jangan ragu buat dikoreksi. Jazakumullahu khair sebelumnya)
Catatan : Setiap wanita berpeluang menjadi bidadari baik di dunia terutama di akhirat kelak, ASALKAN :

Lagi