Parenting – Inikah anak-anak kita?

Artikel kali ini ana baca dari note seorang ikhwan di facebook. Dan ana rasa, banyak kita –terutama yang telah dan akan menjadi orang tua– perlu untuk mengetahui fakta yang ada ada remaja disekitar kita saat ini. Daripada penasaran, langsung aja kita simak…

All,

Mo sharing, hasil ikut seminar

” Menyiapkan Anak Tangguh di Era Digital ” by Ibu Elly Risman,Psi – Yayasan Kita & Buah Hati,

di Kemang Village 30 Oktober kemaren..

Jujur, perasaaan saya pas ikut seminar tsb, saya shock beratt…Lhoh ?

Ikut seminar kok shockk ?

Benar, saya shock bener karena saya benar2 tertampar, tertohok , ter…ter..lainnya

dengan poin2 yg disampaikanoleh pembicara di seminar tersebut…

Saya merasa, saya harus sharingkan apa yg saya dapat dr seminar tersebut, dgn harapan,

paling ngga anak2 kita bukan salah satu anak2 yg bakalan saya ceritakan di sharing saya berikut ini…..

(Aminnnn. ..aminnnnn ya Robbal Alaminnnnn)

Saya akan coba share, dalam bentuk number format poin yaa…

coba meringkas beberapa informasi/poin2 yang disampaikan pembicara… .

1. Seminar dibuka dengan layar presentasi yang menayangkan contoh sms anak sekarang, dengan huruf biasa

tapi dibuat secara ALAY, tapi dibuat sedemikian rupa, sehingga kami, seluruh orang tua yang ada di ruangan seminar, tidak ada yang bisa membaca sms apakah itu ? Apa maksud sms tsb ?

Alaaahh…sms alay kan bisa dibaca…. meski bikin mata dan otak kerja keras dulu…..

tau maksudnya ?

NO !

Totally, ga ada satupun yang bisa baca sms tsb.

Dan, Taaaraa….. ternyata selain dengan huruf alay, sms tsb, dibacanya harus dengan posisi HP terbalik

( bagian atas HP menjadi bagian bawah )

Can u imagine thattt ?

DAN isinya adalah:

” Hi, sayang, aku kangen nih. Udah lama kita GA ML.Yuk, mumpung bonyok lagi pergi, yuk kita ketemuan…dsb .”

(sori saya agak lupa persisnya namun isinya kurang lebih spt itu – ML = Making Love = berhub SEX)

Seisi ruangan seminar lgs heboh.

Note dr pembicara : SMS sayang2an anak sekarang udah bukan i love u / I miss u,

tapi udah soal LAMA GA ML…

Dammm…Ihikksss dari awal seminar, mata saya udah melotot lebaarr !

2. Anak2 kita hidup di era digital. Banyak media elektronik & cetak yang diakses anak,

banyak yang mengandung unsur pornografi: Games, Internet, HP, TV, VCD, Komik, Majalah dll

3. Yang pertama dibahas adalah GAMES.

Games diabad 21, berdasar penelitian, gambar lebih realistis, pemain bisa memilih karakter apa saja,

yang tidak ada di dunia nyata, ketrampilan lebih kompleks dan kecekatan yg lebih tinggi —>

Kepuasan dan kecanduan lebih besar.

4. Jenis Games lebih beraneka macam: Aksi, adventure, strategi, Role playing.

Note dari pembicara:

SUPER HATI2 dengan GAMES anak-anak anda !

a. Ada games yang bergenre awal action, isinya adalah tembak2an dsb, namun ternyata jika,

anak kita udah sampai level akhir, bonus di akhir levelnya adalah ML dengan pelacur jalanan…?

b. Ada games yang berjenis role playing, dan naudzubillahimindza lik,

ceritanya adalah tentang bagaimana cara memperkosa paling asyik ?

Jadi tinggal pilih cerita yang melatarbelakangi , kemudian tinggal pilih perempuan model apa yg mau “dipilih”,

modelnya ga pake baju sama sekali, dan tinggal pilih bagian tubuh mana yang mau dipegang pertama kali dst.

Cursor berbentuk tangan, yg digerakkan oleh anak2-anak kitaa….— —>

Seisi ruangan seminar lgs heboh lagiii…. Gumaman Astagfirrullah bertebarann di ruangan….: (

5. Pikir baik2 jika anda ingin membelikan games atau anak2 anda beli games sendiri / meminjam games dari teman !

Dan hati-hati , jika didepan sekolah anak2 ada warnet !

Jenis Games yang ada, murah dan gampang didapat,

jenisnya sudah diluar perkiraan kita orang tua !

Note: Suami saya, yg orang IT dan doyan maen games pun, terkejut bukan kepalang, pas tau soal jenis games ini 😦

6. Internet.

Situs Porno bertebaran di dunia maya. Dan, jangan salah, pembuatnya juga anak-anak kita juga !

Bahkann…Untuk mendapatkan uang, mereka menjual video sex mereka sendiri ! –>

Pas seminar kami ditunjukkan ribuan video sex yg gampang diperoleh lewat internet.

Note dari pembicara:

a. Siapa bilang ML harus telanjang dan harus di tempat tidur / hotel ? –>

kami ditunjukkan sekilas video ABG berseragam SMP, sedang ML ditangga dan berpakaian lengkap !

b. Hamil ? siapa takut !–> Bisa Aborsi !

7. HP.

Hoho…Video2 sex tersebar melalui HP.

Kapasitas HP yang besar, memungkinkan sang pemilik memiliki file2 berukuran besar seperti video dan gambar porno.

Anak anda CLEAN ?–> Bisa jadi dia dapat kiriman gambar/ video dari temennya !

Kasus : (yg pernah ditangani Ibu Elly) Ada seorang Ibu, yg datang ke beliau,

shock karena menemukan gambar Vagina-seseorang di BBnya,

yg ternyata setelah ditelusuri adalah kepunyaan temen sekolah (wanita) anaknya

yang lelaki ( yang suka minjem BB beliau ! )

8. Televisi.

Program TV yang masih pantas diikuti, bisa dihitung dengan 1 tangan.

Lainnya adalah program pembodohan, hantu, kekerasan dan pornografi.

Sinetron, telenovela, sinetron2 Jepang/korea , film dsb.

Jangan salah, Iklan pun juga menyesatkan.

Ayoo jangan anggap enteng sinteron / filim2 korea / jepang !

Lama2 anak anda terbrainwash, terbiasa dengan kekerasan, sex bebas !

9. KOMIK.

Ya, komik memang bergambar kartun. Tapi soal cerita, ga kalah dengan novel porno lainnya.

Bahkan lebih mengerikan karena didukung dengan gambar.

Gambar sampul depan, mungkin tidak menyiratkan 1 kepornoan pun, tapi didalamnya,

kita orang tua harus tau bahwa ceritanya ujung2nya tentang sex bebas.

Notes:

Dari, survey yang telah dilakukan pembicara, salah satu judul games, komik, dvd yang masuk dalam kategori “BaHAYA” adalah NAR***…semuanya yg berbau NAR***,

hati2 !

WATCH OUT !

APA TUJUANNYA ?

APA YANG MEREKA INGINKAN TERHADAP ANAK-ANAK KITA

1.Yang mereka inginkan, anak dan remaja kita memiliki MENTAL MODEL PORNO = perpustakaan porno,

yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja.

2.Kerusakan otak permanen —> yang hasil akhir yang diinginkan adalah–> INCEST !

3.Sasaran tembak utama : Anak2 kita yg belum baligh. Jika sudah mengalami 33-36 ejakulasi –>

lalu menjadi pecandu pornografi –> maka itu adalah PASAR MASA DEPAN !

Proses Kecanduan & Akibatnya.

1. Didalam otak ada bagian yang disebut PRE FRONTAL CORTEX (PFC).

PFC, tempat dibuatnya moral, nilai2, bertanggung jawab untuk: perencanaan masa depan, organisasi, pengaturan emosi, control diri, konsekuensi, pengambilan keputusan. PFC–> akan Matang diusia 25 thn.

2. Sekali anak mencoba “kenikmatan” semu–> Dopamin ( suatu hormon yang dihasilkan oleh hipotalamus ) diproduksi –> Anak merasa senang–> Kemudian timbul rasa bersalah.

3. Saat anak merasa senang tsb ( kebanjiran Dopamin ), maka yang akan terganggu adalah :

Analisa, penilaian, pemahaman, pengambilan keputusan, Makna hubungan, Hati Nurani —>

Spiritualitas / Iman akan terkikis –> ANAK TUMBANG–> Mental Model Porno —> INCEST !

4. Bagian otak yang rusak karena Narkoba : 3 bagian saja, tapi oleh Pornografi / SEX:

5 bagian otak yang rusak !

5. Industri yang terlibat Pornografi : Entertainment, Pornografi, Perfilman, Majalah Porno, Musik, Jaringan TV Kabel, Pembuat dan pemasar Video Games dll

SIAPKAH KITA SEBAGAI ORTU ?

1. Kesalahan Budaya.

Yang mengasuh anak: IBU ! Ayah mencari Nafkah, bila perlu baru lapor Ayah !

SALAH BESAR ! —> REVOLUSI PENGASUHAN !

( Nyambung dengan artikel pak Gendi, Where’s All The Father Gone ? Kemana Para Ayah ?…Indonesia ,

A Fatherless Country ? ) Lihat fenomena Anak2 Jack Mania ?–> Kemana AYAHmu nakkk ?

Kemana ibumu naakk ?

Note: Bukan main saya bersyukurnya saya, pas bagian ini.

Syukur Alhamdullillah, saya berhasil “memaksa” suami saya untuk ikut seminar ini.

2. Kelalaian kita sebagai ortu:

Orang Tua Kurang :

1. Mempunyai waktu dengan anak.

Are u a weekend parent ? Anak di ikutkan les sana-sini.

Pertanyaan orang tua ke anak hanya tentang les mu gimana nak ? Nilaimu berapa nak ? Kamu ga bolos kan ?

Kamu biasa ngerjain ujian kan hari ini ? —> Anak2 menjadi anak yg BLASTED ( Boring–> Lazzy- -> Stress ! )

2. Mengajarkan agama & penerapannya ? —> Eksport !

Merasa cukup menyekolahkan anak2 di sekolah berbasis agama. Anak disuruh les ngaji/agama.

Penerapan ?  NOL BESAR !

Menyuruh anak sholat tepat waktu, ortu nya gmn ?

Bolong2 sholatnya ?

Ortu berbaju tertutup, anaknya maen ke mall hanya memakai rok mini / tanktop ?

Anak disuruh les ngaji ?

Ortunya ngaji aja ga bisa !

dsb..dsbb..

3. Target pengasuhan: UMUM, kurang teguh pada prinsip—> hanyut dalam TREND.

Temen anak di sekolah pada punya IPOD, Anak buru2 dibelikan— > malu dibilang ga trendy ?

Malu anak punyanya HP jadul yg cuma bisa sms / telp ?–> buru2 dibelikan BB paling mutakhir…

4. Tanggap Teknologi & Gagap Teknologi (Gaptek)

Ortu bisanya memfasilitasi, tapi nol besar dengan pengetahuan mengenai perangkat yg dibelikan buat anak-anaknya. Buktinya: baca sms alay aja ga bisa !

gimana mo ngawasin anak ?

Note dr pembicara:

Jadi orangtua, harus “GAUL” dan PINTER !

siapa biang jadi orangtua itu gampang ?

5. Memberikan anak perangkat teknologi, tidak tahu akibat negatifnya, tanpa penjelasan dan tanpa persyaratan.

Note dr pembicara:

Orang Tua sekarang adalah Generasi ORTU yang ABAI…Generasi ORTU PINGSAN !

Yang penting anak sekolah, les, diam di rumah didepan Komputer, Games, HP, Televisi —>

Yakin, Anak anda AMAN ?

6. Berkomunikasi yang baik & benar : tidak memahami perasaan anak & remaja.

TIPS

Membuat Anak Tangguh di Era Digital :

1. Hadirkan Alloh/Tuhan didalam diri anak.

Ajarkan untuk selalu ingat Alloh, taat kepadaNYA dari kecil. Hindari :

Jangan sampai kamu hamil ya, Bikin malu keluarga! Bapak / Ibu malu !—> Salah Besar.

Ajarkan bahwa, dimanapun dia berada, Alloh tau apa yang dia perbuat !

2. Perbaiki pola pengasuhan / parenting.

Libatkan kedua-belah pihak. Jangan jadi ortu yang abai bin pingsan !

3. Validasi anak : penerimaan, pengakuan dan Pujian

Jangan jadikan anak anda, anak yang BLASTED ! Boringg –> Lazzy –> Stressed !

4. Mandiri & Bertanggung jawab kepada ALLOH, diri sendiri, keluarga & masyarakat.

5. Memberikan fasilitas pada anak harus dengan landasan dan persyaratan agama yang jelas.

6. Mempunyai MODEL yang baik dan benar

KOMIK

. Cek bacaan anak

. Baca dulu sebelum membeli

. Secara Berkala periksa meja belajar / lemari / kolong tempat tidur .

Notes: JANGAN SAMPAI KETAHUAN ANAK !

. Kenalkan anak pada berbagai jenis bacaan

. Diskusikan bacaan dengan anak

GAMES

. Perhatikan letak computer/media video games di rumah

. Perhatikan jarak antara mata anak/ruang cukup pencahayaan , layar tidak terlalu terang

. Pilihkan meja & kursi yang ergonomis

. Buat kesepakatan dengan anak tentang:

o Berapa dalam seminggu

o Kapan waktu yang tepat

o Games apa yg boleh dimainkan

o Sanksi apa yang diberlakukan jika melanggar

. Dampingi anak dalam membeli games dan cek selalu rating Games dalam kemasan games.

Banyak video games ber-rating AO (Adult Only) atau M (mature) yang dibajak dengan rating

ESRB (Entertainment Software Rating Board, sebuah lembaga pemberi rating untuk games hiburan)

diubah menjadi Teen, seperti GTA San Marak video game kekerasan yang menampilkan secara gamblang

adegan seksual di tengah-tengah video gamenya seperti GTA: San Andreas dan Mass Effect.

Andreas, Mass Effect, Gta IV dsb.

Notes:

GTA : San Andreas mendapatkan kecaman keras dari banyak kalangan dunia seperti Jack Thompson dan Hillary Clinton, sehingga memaksa produsennya mengganti rating ESRBnya menjadi AO (awalnya M ( Mature )).

Hal ini mengakibatkan profitnya turun hingga $28.8 juta.

Pada tanggal 20 Oktober 2003, Aaron Hamel dan Kimberly Bede menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh

2 remaja, William dan Josh Buckner, karena keduanya terinspirasi setelah memainkan GTA III.

Akibat kejadian tersebut Aaron meninggal dunia, sedangkan Kimberley mengalami luka parah.

TV

. Atur jam menonton TV

o No TV dibawah 2 tahun

o 5-7 tahun paling lama menonton TV: 2 jam/hari

. Kenalkan dan diskusikan ttg program TV yang baik dan buruk

. Perhatikan jarak menonton

INTERNET

. Perhatikan letak computer : tidak menghadap dinding

. Lakukan filterisasi terhadap situs porno (pasang alat pemblokir situs porno)

. Buat Kesepakatan tentang waktu bermain internet

. Secara berkala, cek situs apa saja yang telah dibuka anak di computer

IKHTIAR TERAKHIR

1. Perbanyak mendengarkan perasaan. GUNAKAN 2 TELINGA lebih sering – daripada satu MULUT

2. Orang tua harus TTS = TEGAS, TEGAR, SABAR

3. Meningkatkan diri dengan berbagai macam pengetahuan (Seminar, pelatihan, buku parenting dan agama)

4. Setelah semua upaya —> DOA

Jujur, pas pada saat mengikuti seminar tsb, beberapa kali, saya menitik-kan airmata – mbrebes mili.

Betapa saya merinding hebat dan pengen segera pulang memeluk anak2 saya..

Semoga saya bukan salah satu orangtua yg pingsan itu …

Semoga anak2 saya (kita), menjadi anak2 yang sholeh dan selalu dilindungi oleh Yang Maha Kuasa

Amin…aminn. .Ya robbal alamin…

Mohon maaf jika kurang berkenan…

**Hai orang tua!!! Merasa tertohok setelah baca artikel ini??? Kemana anak kita selama ini??? Yah, semoga dengan ini, kita segera memperbaiki apa-apa yang selama ini salah dan menambah apa yang benar menurut Allah dan RasulNya,

Diriwayatkan oleh Muslim dari Jabir bin Abdullah, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi wa Sallam bersabda (dalam khutbah beliau),
Amma ba’du, sesungguhnya perkataan yang paling baik adalah kitab Allah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad, dan seburuk-buruk perkara adalah yang baru (dibuat-buat dalam agama) dan setiap bid’ah adalah sesat”

** Semoga ana pun dapat menjaga amanah yang telah Allah anugerahkan kepada ana saat ini (Muhammad ibnu Muhammad, 29 syawal 1430 H) **

3 Komentar (+add yours?)

  1. Riana
    Jan 20, 2011 @ 14:31:27

    Subhanalllah ternyata saya sebagai seorang ibu banyak melalaikan hal hal yang sangat penting untuk buah hati saya..terima kasih atas ilmunya yang sangat bermanfaat

    Balas

  2. Riana
    Jan 20, 2011 @ 14:33:34

    Subhanaallah…terima kasih atas ilmu yang bermanfaat

    Balas

  3. supriman
    Jan 20, 2011 @ 16:54:52

    siip… sipp.. Pada dasarnya guru terbaik anak2 adalah kedua orang tuany🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: